Fraksi, Pengolahan, Proses, Komposisi Minyak Bumi

Posted on

Rumusrumus.com kali ini akan membahas secara lengkap materi tentang fraksi, pengolahan, proses terjadinya minyak bumi, dan komposisi minyak bumi yang meliputi penjelasan tentang kandungan unsur kimia, kandungan hidrokarbon dan komposisi molekul pada minyak bumi. lebih lengkapnya simak penjelasan dibawah ini

Penampakan fisik minyak bumi beragam, tergantung dari komposisinya. Umumnya, minyak bumi yang baru dihasilkan dari sumur pengeboran berupa lumpur berwarna hitam ataupun cokelat gelap, meskipun ada juga minyak bumi yang berwarna kekuningan, kemerahan, atau kehijauan. Minyak hasil pengeboran ini disebut minyak mentah

minyak bumi
minyak bumi

Kandungan Unsur Kimia Pada Minyak Bumi

Komponen minyak bumi terdiri atas lima unsur kimia secara umum, yaitu 83-87% karbon, 10-14% hidrogen, 0,05-6% belerang, 0,05-1,5% oksigen, 0,1-2% nitrogen, dan < 0,1% unsur-unsur logam.

Oksigen

oksigen
oksigen

Oksigen bisa terbentuk karena kontak yang cukup lama antara minyak bumi dengan atmosfer di udara. Kandungan total oksigen pada minyak bumi antara 0,05 sampai 1,5 persen dan menaik dengan naiknya titik didih fraksi. Kandungan oksigen mampu menaik apabila produk itu terlalu lama berhubungan dengan udara. Senyawa yang terbentuk bisa berupa: alkohol, keton, eter, dll, hingga bisa menimbulkan sifat asam pada minyak bumi. Oksigen mampu meningkatkan titik didih bahan bakar.

Sulfur (Belerang)

sulfur
sulfur

Minyak mentah memiliki kandungan belerang yang lebih tinggi. Keberadaan belerang pada minyak bumi banyak menimbulkan akibat, misalnya dalam gasoline bisa menyebabkan korosi (khususnya dalam keadaan dingin atau basah), karena terbentuknya asam yang dihasilkan dari oksida sulfur dan air.

Unsur-Unsur Logam

unsur logam
unsur logam

Logam-logam seperti besi, tembaga, terutama nikel dan vanadium pada proses catalytic cracking mempengaruhi aktifitas katalis, dikarenakan mampu menurunkan produk gasoline, menghasilkan banyak gas, dan pembentukkan coke. Pada power generator temperatur tinggi, misalnya oil-fired gas turbine, adanya konstituen logam terutama vanadium bisa membentuk kerak pada rotor turbine. Abu yang dihasilkan dari pembakaran fuel yang mengandung natrium dan terutama vanadium dapat bereaksi dengan refactory furnace (bata tahan api), menyebabkan turunnya titik lebur campuran sehingga merusakkan refractory itu.

Nitrogen

nitrogen
nitrogen

Umumnya kandungan nitrogen pada minyak bumi sangat rendah, yaitu 0,1-2%. Kandungan tertinggi ada pada tipe asphalitik. Nitrogen memiliki sifat racun terhadap katalis dan mampu membentuk gum (getah) pada fuel oil. Kandungan nitrogen terbanyak terdapat pada fraksi titik didih tinggi.

Komposisi Hidrokarbon Pada Minyak Bumi

Minyak bumi tersusun dari senyawa hidrokarbon yang berbeda-beda. Perbedaan tergantung dari faktor umur, suhu pembentukan, dan cara pembentukan.

Minyak dari Indonesia mengandung banyak senyawa aromatik seperti misalnya benzena, sedangkan minyak bumi dari Rusia mengandung banyak senyawa sikloalkana seperti sikloheksana. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, diketahui bahwa dalam minyak bumi terdiri atas bermacam-macam senyawa hidrokarbon. Senyawa-senyawa hidrokarbon tersebut sebagai berikut.

Alkana

Golongan alkanan yang banyak terdapat pada minyak bumi adalah n-alkana dan isoalkana. n-alkana yaitu alkana jenuh berantai lurus dan tidak bercabang. Isoalkana yaitu alkana jenuh yang rantai induknya memiliki atom C tersier dan bercabang

alkana
alkana

Alkana disebut juga parafin. Parafin ialah senyawa hidrokarbon tersatuasi yang mengandung rantai lurus atau bercabang yang molekulnya hanya terdiri dari atom karbon (C) dan hidrogen (H).

Hidrokarbon Aromatik

Hidrokarbon aromatik yaitu hidrokarbon yang tidak tersaturasi, mempunyai satu atau lebih cincin planar karbon-6 atau cincin benzena. Pada struktur ini, atom hidrogen berikatan dengan atom karbon dengan rumus umum CnHn.

hidrokarbon aromatik
hidrokarbon aromatik

Jika hidrokarbon aromatik dibakar, dapat menimbulkan asap hitam pekat dan beberapa bersifat karsinogen (menyebabkan kanker).

Sikloalkana

Sikloalkana yaitu senyawa hidrokarbon berantai tunggal dan berbentuk cincin. Golongan sikloalkana yang ada pada minyak bumi adalah siklopentana seperti metil siklopentana dan sikloheksana seperti etil sikloheksana.

Sikloalkana
Sikloalkana

Sikloalkana juga umum dengan nama naptena. Naptena yaitu senyawa hidrokarbon tersaturasi yang mempunyai satu atau lebih ikatan rangkap pada karbonnya.

Komposisi Molekul Hidrokarbon Pada Minyak Bumi

Golongan hidrokarbon-hidrokarbon yang paling utama yaitu parafin, naptena, aspaltena, dan aromatik.

Minyak Bumi Golongan Parafin

hidrokarbon rantai terbuka
hidrokarbon rantai terbuka

Sebagian besar komponen pada minyak bumi jenis parafin adalah senyawa hidrokarbon rantai terbuka. Minyak bumi jenis ini dimanfaatkan untuk bahan bakar dikarenakan menjadi sumber penghasil gasolin.

Minyak Bumi Golongan Campuran Parafin-Naftalena

hidrokarbon
hidrokarbon

Minyak bumi golongan ini komponen penyusunnya berupa senyawa hidrokarbon rantai terbuka dan rantai tertutup.

Minyak Bumi Golongan Naftalena

rantai tertutup
rantai tertutup

Komponen terbesar pada minyak bumi jenis naftalena berupa senyawa hidrokarbon rantai siklis ataupun rantai tertutup. Minyak bumi jenis ini dipakai untuk pengeras jalan dan pelumas.

Demikianlah penjelasan lengkap tentang komposisi pada minyak bumi, Semoga bermanfaat

Senyawa Kimia Terkait :


Baca Juga :