Paragraf Narasi

Posted on

Paragraf Narasi – Tahukah anda didalam suatu cerita ataupun peristiwa biasanya bersifat fiksi maupun non fiksi. Nah tanpa disadari pada peristiwa atau cerita tersebut terdapat beberapa jenis paragraf, dimana salah satunya ialah paragraf narasi.

paragraf narasi

Namun, pada artikel ini telah dibahas mengenai berbagai jenis paragraf masing – masing yang telahh dikupas dan jibarkan secara rinci dan jelas agar para pembaca mudah memahaminya. Maka, agar kalian juga mengetahui lebih jelasnya mengenai paragraf narasi ini simaklah penjabaran dibawah ini dimana dijabarkan dengan secara rinci dan jelas.

Pengertian

Suatu paragraf dimana menceritakan mengenai terjadinya sebuah peristiwa yang berlangsung berdasarkan urutan kronologi dan waktu disebut dengan paragraf narasi. Peristiwa yang diceritakan atau dibahas bisa berupa cerita nyata atau cerita non – fiksi maupun hanya sebuah cerita khayalan semata atau cerita fiksi.

Dengan begitu, akan membuat si pembaca seolah – olah mengalami sendiri kejadian peristiwa yang tengah dibahas tersebut. Beberapa contoh karangan narasi ialah seperti : roman, biografi, novel, dan cerpen.

Adanya sebuah karangan narasi tentu memiliki tujuan sendiri, berikut tujuannya :

  1. Untuk memberikan informasi serta memperluas pengetahuan.
  2. Untuk memberikan sebuah pengalaman estetis kepada si pembaca.

Ciri – Ciri

Nah agar anda dapat membedakannya dengan bentuk paragraf lainnya, berikut merupakan ciri – ciri yang terdapat dalam paragraf narasi ialah :

  1. Memiliki suatu unsur – unsur utama, seperti : aluratau plot, latar, tokoh, serta konflik yang terjadi.
  2. Sudut pandang yang digunakan ialah sudut pandang penulis.
  3. Umumnya berisi mengenai pengalaman si penulis.
  4. Adanya unsur rangkaian waktu serta informasi.
  5. Memunculkan atau menggambarkan unsur tindakan dan perbuatan.
  6. Hampir sama dengan paragraf pada umumnya, memiliki latar suasana, tempat serta waktu.
  7. Memiliki tokoh dengan perwatakan yang sangat jelas.
  8. Menggunakan urutan waktu dan tempat yang saling berkaitan satu sama lain.

Menurut Gorys Keraf (2000:136), paragraf ini memiliki empat (4) ciri – ciri khusus ialah sebagai berikut :

  • Memperlihatkan unsur perbuatan maupun tindakan.
  • Cerita dirangkai berdasarkan urutan waktu.
  • Berusaha menjawab pertanyaan “apa yang telah terjadi?”
  • Terdapat konfliks yang terjadi.

Baca Juga : Kalimat Deduktif

Jenis – Jenis Paragraf Narasi

Tahukah anda paragraf ini dapat dibedakan menjadi 2 (dua) jenis didalamnya, agar mengetahui penjelasannya simaklah penjelasan dibawah ini :

1. Paragraf Narasi Sugestif

Paragraf dimana menggambarkan rangkaian peristiwa dimana tersusun sedemikian rupa, guna merangsang khayalan pembaca mengenai peristiwa tersebut disebut sebagai narasi sugestif.

Paragraf narasi sugestif ini bertujuan untuk memberikan makna atas kejadian yang terjadi sebagai sebuah pengalaman, umumnya paragraf jenis ini digunakan juga agar menjelaskan sebuah proses maupun rangkaian peristiwa.

2. Paragraf Narasi Ekspositoris

Sebuah paragraf dimana isinya rangkaian tindakan untuk disampaikan secara informatif, dengan begitu pembaca dapat memahami peristiwa yang terjadi secara tepat.

Paragraf narasi ekspositoris ini bertujuan untuk menyampaikan suatu informasi mengenai kejadian yang tengah terjadi, dengan begitu akan membuat pengetahuan pembaca meningkat atau bertambah.

Adapun ciri – ciri paragraf jenis ini ialah :

  1. Memiliki tujuan dimana menjelaskan pokok persoalan maupun memberi informasi kepada si pembaca.
  2. Disini hanya memberitahukan informasi si pembaca tanpa mempengaruhinya, sehingga keputusan terakhir dikembalikan lagi ke si pembaca.
  3. Menggunakan data serta informasi secara benar, kemudian dijelaskan lebih rinci lagi.

Contoh Paragraf Narasi

Setelah memahami seluruh yang telah dijabarkan diatas, berikut kami berikan beberapa contoh mengenainya, serta contoh masing – masing dari jenis tadi :

1. Contoh Paragraf Narasi Sugestif

Aku sedang menari, sehingga kutemui dia telat walau hanya 10 menit dari jadwal kesepakatan. Sesudah bertemu, aku dan dia menari bersama. Melakukan berbagai pola yang kami bisa serta berlatih berbagai jenis tari yang belum dikuasai. Lalu kutatap wajahnya dengan senyum nya yang memikat hati. Pada akhirnya aku mulai salah tingkah sampai hampir terjatuh, dan saat dia membantu menopang tubuh ini. Hati ini pun berdebar – debar kencang.

Baca Juga : Kalimat Induktif

2. Contoh Paragraf Narasi Ekspositoris

Berternak ayam tidak sesusah yang dibayangkan, peternak yang baru berniat beternak ayam. Langkah pertama yang harus diambil ialah membuat kandang ayam, dimana sesuai dengan perkiraan atau kebutuhan. Pembuatan kandang ayam sebaiknya diberi lampu, sehingga menghangatkan suhu tubuh ayam. Lalu setelah itu membeli ayam jantan 2 ekor serta betina 6 ekor. Terakhir, pastikan ayam diberi makan secara teratur agar tidak mudah terkena penyakit dan perlu diingat rutin lah dalam membersihkan kandangnya.

Apa yang dimaksud paragraf narasi ?

Suatu paragraf dimana menceritakan mengenai terjadinya sebuah peristiwa yang berlangsung berdasarkan urutan kronologi dan waktu

Apakah tujuan dibuatnya paragraf narasi ?

Terdapat beberapa tujuan dibuatnya paragraf ini, ialah :
1. Agar memperluas pengetahuan serta informasi maupun wawasan yang baru bagi si pembaca.
2. Sentuhan sensasi yang di berikan bagi si pembaca merupakan pengalaman yang estetis.
3. Sebagai salah satu media menyampaikan pengalaman yang sangat indah.

Berikan contoh paragraf narasi yang bersifat fiksi!

Berikut contoh paragraf dimana bersifat fiksi atau imajinasi :
Pada malam hari, saya melihat terdapat seekor laron terbang di atas sebuah tong sampah tepat di depan sebuah kos. Saat itu, penghuni kos keluar serta tidak menutup pintunya kembali, sehingga seekor lalat bergegas terbang serta masuk ke dalam kosan itu. Karena terlihat si lalat lapar, ia langsung saja masuk ke dalam dapur serta menuju meja yang penuh dengan makanan yang enak.

Baca Juga : Surat Resign

Demikianlah pembahasan artikel kali ini mengenai paragraf, semoga bermanfaat dan menjadi ilmu pengetahuan baru bagi kalian semua, khususnya para pembaca.

Related posts: