Rumus Kimia Amonia, Sifat, Manfaat dan Reaksinya

Posted on

Salah satu alasan yang menjadikan ilmu kimia sangat penting yaitu karena sangat lekatnya kita dengan bahan kimia dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu bahan kimia penting yang ada dalam kehidupan kita yaitu amonia. Senyawa amonia yang paling terkenal dalam kehidupan sehari-hari terdapat dalam pupuk urea. Ssebenarnya apakah amonia itu? lalu seperti apa rumus kimia amonia? kita akan membahasnya secara lengkap disini.

Amonia merupakan salah satu jenis senyawa kimia yang secara alami berada di alam dan juga di dalam tubuh kita. Senyawa amonia sendiri terdiri atas 1 atom nitrogen dan 3 atom hidrogen yang semuanya berkaitan dengan atom N. Rumus kimia amonia adalah NH3. Amonia bisa kita jumpai dalam bentuk gas ataupun cair. Untuk lebih lengkapnya simak pembahasan di bawah ini.

Rumus Kimia Amonia

Seperti yang dijelaskan diatas, bahwa amonia adalah senyawa kimia yang didalamnya terdiri atas unsur nitrogen dan hidrogen. Senyawa amonia adalah gas yang mempunyai massa relatif 17 g/mol. Rumus dari senyawa kimia amonia adalah NH3.

Amonia merupakan senyawa kimia yang paling banyak diproduksi di dunia. Ini karena penggunaannya sebagai pupuk telah meningkatkan produksi pangan sampai dengan 60%. Karena penggunaannya sebagai pupuk untuk menyuburkan tanaman di manapun berada, maka amonia bisa ditemukan di manapun. Amonia tidak ada secara alami di alam, ini artinya hanya terdapat satu cara untuk bisa memperoleh amonia, yakni dengan cara memproduksinya.

Sifat Amonia

Sifat fisika amonia diantaranya adalah:

  • Amonia di dalam suhu kamar wujudnya adalah gas yang tidak berwarna mempunyai bau yang menyengat, serta memiliki rasa seperti logam alkali atau sabun.
  • Saat dihirup dapat membuat air mata menjadi mengalir
  • Sifat amonia lebih ringan dibandingkan udara sehingga amonia akan bergerak ke atas dalam keadaan normal
  • Gas ini sering jatuh ke bawah lalu terakumulasi bersama dengan air hujan.
  • Amonia larut di dalam air perbandingannya untuk 1 liter air berbanding dengan 1300 liter volume gas amonia. Sebab kelarutannya di dalam air sangat tinggi dan ini jarang ditemui di atas permukaan air.
  • Gas amonia bisa dengan mudah diubah wujudnya ke dalam bentuk cair. Caranya dengan mengkondisikan dalam tekanan 8 hingga 10 atmosfer.
  • Titik didih gas amonia adalah pada suhu 239º K (-35º C) pada tekanan 1 atm.

Manfaat dan Reaksi Amonia

Amonia mudah sekali larut dalam air, sehingga banyak digunakan sebagai bahan pembersih baik pembersih alat rumah tangga atau pembersih alat masak. Amonia juga digunakan sebagai bahan utama pembuatan urea dan rayon. Di bidang industri furniture, amonia juga dipakai sebagai bahan pembersih furniture dan pembersih untuk permukaan kaca.

Reaksi amonia dengan karbon dioksida. Ternyata ini ditemukan di dalam urea. Karena urea dihasilkan dari reaksi amonium dengan karbondioksida. Saat amonium dipanaskan dalam suhu 200ºC bersama dengan gas karbondioksida dalam tekanan tertentu (80-200 atm), maka akan menghasilkan urea menurut reaksi 2NH3 + CO2 → NH2CONH2 + H2O.

Amonia juga bisa bereaksi dengan klor. Saat amonium direaksikan dengan klorin terbatas, bisa menghasilkan amonium klorida. Dan bila direaksikan dengan klorin berlebih bisa menghasilkan nitrogen triklorida. Inilah reaksinya:

8NH3 + 3Cl2 (terbatas) → 6NH4Cl + N2

NH3 + 3Cl2 (berlebih) → NCl3 + 3HCl

Meskipun memiliki bau busuk yang menyengat yang tidak disukai oleh manusia, nyatanya amonia memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Rumus kimia amonia sendiri juga bisa digunakan untuk menghasilkan reaksi dengan berbagai macam produk yang bisa bermanfaat.


Baca Juga :