Rumus, Penerapan dan Bunyi Hukum Archimedes

Posted on

Bunyi Hukum Archimedes – Pengertian Hukum Archimedes ini adalah sebuah Hukum yang menerangkan tentang Prinsip Pengapungan diatas Benda Cair seperti didalam Air dan Hukum Archimedes tersebut ditemukan oleh seorang Ahli Matematika, Fisikawan, Filsuf, Astronom dan Insinyur terkenal berbangsa Yunani bernama Archimedes yang lahir sekitar tahun 287 SM (Sebelum Masehi) – 212 SM (Sebelum Masehi).

Kemudian untuk Asal Usul Hukum Archimedes dan Sejarah Hukum Archimedes ditemukan ialah saat Archimedes dimintai tolong oleh Raja Hieron II (Sahabat Archimedes) untuk menyelidiki apakah Mahkota Emas Raja Hieron II telah dicampuri oleh Perak ataupun Tidak. Lalu Archimedes benar – bener menyelidiki secara sungguh – sungguh perintah tersebut sampai Archimedes merasa sangat letih dan mencemburkan diri kedalam Bak Mandi Umum Penuh dengan Air.

Pada Saat itu Archimedes memperhatikan ada air yg tumpah dari Bak Mandi Umum tersebut ke Lantai dan seketika itu pula dia menemukan jawabannya dan dia (Archimedes) langsung bangkit berdiri sambil berlari sepanjang jalan kerumahnya dan akhirnya menemukan Hukum Archimedes, dengan itu pula Archimedes telah membuktikan bahwa Mahkota Emas Raja Hieron II telah dicampuri dengan Perak sehingga Tukang yang membuat Emas Raja tersebut dihukum Mati (Sumber Wikipedia Archimedes).

Penjelasan Bunyi Hukum Archimedes dan Penerapannya

Bunyi Hukum Archimedes

Adapun untuk Bunyi Hukum Archimedes berbunyi sebagai berikut, ” Suatu Benda yang dicelupkan sebagian ataupun seluruhnya kedalam Zat Cair (Air) maka akan mengalami Gaya keatas yang besarnya itu sama dengan Berat Zat Cair yang dipindahkan oleh Benda tersebut ”.

Berdasarkan Bunyi Hukum Archimedes diatas maka suatu benda akan terapung, tenggelam dan melayang didalam Zat Cair (Air) itu tergantung pada Gaya Keatas dan Gaya Berat maka terciptalah 3 Hukum Turunan dari Hukum Archimedes diatas yang mesti kalian ketahui yang antara lain :

Pertama Benda akan terapung jika Massa dari Jenis Benda yang dimasukan ke dlm Air lebih kecil dari Massa Jenis Zat Cairnya, Kedua Benda akan melayang jika Massa Jenis Benda yang dimasukan kedlm air sama dg Massa Jenis Zat Cairnya dan Ketiga Benda akan tenggelam jika Massa Jenis benda yang dimasukan kedalam Air lebih besar dari pada Massa Jenis Zat Cairnya.

Penerapan Hukum Archimedes Sehari – Hari

Contoh Penerapan Hukum Archimedes dalam Sehari – Hari bisa kalian liat didalam Alat Pengukur Massa Jenis (Hidrometer) yang merupakan sebuah Alat yang dapat digunakan untuk mengukur Massa Jenis Zat Cair, Jembatan Poton yang merupakan Jembatan yang terbuat dari kumpulan Drum – Drum Kosong dan Tertutup Rapat yang melayang diatas Air yang dipakai sebagai Jembatan dan Teknologi Perkapalan seperti Kapal Laut dan Kapal Selam.

Teknologi Perkapalan Kapal Laut dan Kapal Selam merupakan Contoh Penerapan Hukum Archimedes yang begitu penting karena Kapal Laut yang terbuat dari Besi atau Kayu bisa terapung dan tenggelaman ke Laut. Hal tersebut dikarenakan Kapal Laut dari Besi atau Kayu bagian Tengahnya dibuat Berongga dan Rongga Bagian Tengah Kapal Laut ini bertujuan supaya Volume Air Laut dapat dipindahkan dari Badan Kapal. Berdasarkan Bunyi Hukum Archimedes bahwa Gaya Apung Suatu Benda sebanding dg Banyaknya Air yang dipindahkan sehingga dengan menggunakan prinsip tersebut (Rongga diBagian Tengah) maka Kapal Laut bisa terapung dan tak tenggelam.

Rumus Hukum Archimedes dan Contoh Soalnya

Rumus Archimedes tentang Hubungan Antara Berat Benda di Udara (W) dengan Gaya ke Atas (Fa) dan Berat Semu (Ws) adalah sebagai berikut

Ws = W – Fa

dengan Penjelasan Rumus Hukum Archimedes tersebut dibawah ini

Ws adalah Berat Benda dalam Zat Cair (Kg.m/s²)

W adalah Berat Benda sebenarnya (Kg.m/s²)

Fa adalah Gaya Apung (N)

Dan untuk Rumus Archimedes untuk Besarnya Gaya Apung (Fa) dirumuskan sebagai berikut :

Fa = p.g.V

dengan Penjelasan Rumus Hukum Archimedes Besarnya Gaya Apung seperti dibawah ini

Fa adalah Gaya Apung (N)

p adalah Massa Jenis Zat Cair yang didesak Benda (kg/m³)

g adalah Percepatan Gravitasi (10 m/s²)

V adalah Volume Zat Cair yang didesak oleh Benda (M³)

Kemudian untuk Contoh Soal Rumus Archimedes dan Jawabannya bisa kalian lihat dibawah ini dengan Contoh Soal Rumus Hukum Archimedes seperti ini

Sebuah Balok yang mempunyai Massa 2 kg di Udara dan jika Volume Balok tersebut sebesar 2.000 cm³ maka tentukan Berat Balok dalam Air yang mempunyai Massa Jenis 1.000 kg/m³ ??

contoh soal rumus archimedes

Mungkin hanya seperti itu pembahasan tentang Pengertian, Sejarah, Rumus, Contoh Soal dan Bunyi Hukum Archimedes, semoga saja ulasan dan pembahasan ini bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian semua karena kami sebagai penulis online tentang Rumus Rumus sangat meyakini bahwa diluar sana masih banyak Siswa dan Siswi (Pelajar) Indonesia yang membutuhkan dan ingin mengetahui tentang Hukum Archimedes secara lengkap dan detail.


Baca Juga :