Variabel Bebas dan Terikat

Posted on

Variabel Independen dan Dependen – Atau biasa di kenal dengan Variabel Bebas dan Terikat, merupakan dua jenis variabel pencarian yang dapat digunakan peneliti untuk berhipotesis. Selain itu, para peneliti juga dapat menggunakan untuk mengembangkan teori dan menjelaskan fenomena yang dipelajari.

Perbedaan antara variabel independen dan dependen terletak pada hubungan antara keduanya.

Berikut ini ulasan lengkapnya, disimak baik – baik ya gaes..

Pengertian

Variabel Bebas (Independen) adalah variabel yang mempengaruhi. Sedangkan Variabel Terikat (Dependen) adalah variabel yang dipengaruhi.

Artikel ini menggunakan contoh untuk menjelaskan perbedaan antara variabel bebas dan variabel terkait.

Dalam artikel lain saya menjelaskan pemahaman variabel penelitian dan jenisnya dalam penelitian sosial. Namun, pada artikel ini, hanya akan berfokus pada perbedaannya.

Perbedaan Antara Variabel Bebas dan Terikat

Dikutip dari rumus.co.id Sangat mudah untuk menjelaskan perbedaan antara variabel bebas dan variabel terkait.

Di atas telah dijelaskan bahwa variabel independen atau variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi variabel dependen atau variabel terikat. Dengan kata lain, variabel independen adalah variabel yang mempengaruhi.

Tidak begitu sulit untuk mengidentifikasi variabel bebas dan tertaut seperti yang dapat Anda bayangkan.

Pertama, pembaca harus mengidentifikasi topik penelitiannya. Atau jika kalian ingin detail lebih lanjut, kenali dulu permintaan pencarian.

Pembaca juga dapat menentukan jenis variabel berdasarkan hipotesis yang telah ia rumuskan.

Misalnya, studi tentang pengaruh status perkawinan pada kepercayaan diri. Variabel independen adalah status perkawinan. Sedangkan variabel dependen adalah tingkat kepercayaan.

Contoh lain adalah studi tentang pengaruh usia perkawinan pada risiko perceraian.

Dengan demikian, variabel bebasnya adalah usia pernikahan. Sedangkan variabel dependen adalah risiko perceraian.

Variabel independen selalu merupakan variabel yang mempengaruhi variabel dependen. Ini kuncinya.

Sejauh ini, saya telah secara singkat memeriksa contoh perbedaan antara variabel independen dan dependen.

Telah disebutkan di awal bahwa pengetahuan tentang perumusan masalah atau permintaan pencarian adalah kunci untuk menentukan variabel independen mana yang dibatasi.

Kami mungkin tidak dapat dengan mudah mengidentifikasi tipe variabel berdasarkan topik pencarian.

Misalnya, mengeksplorasi hubungan antara pendidikan dan pendapatan pribadi.

Kedua variabel ini dapat berupa variabel dependen atau independen. Untuk mengenalinya, kita perlu tahu kata-kata dari masalahnya.

Jika rumusan masalahnya adalah hubungan antara tingkat pendidikan dan pendapatan seseorang, maka variabel independen adalah tingkat pendapatan.

Namun, jika rumusan masalahnya adalah hubungan antara tingkat pendapatan dan tingkat pendidikan, maka variabel independen adalah tingkat pendapatan. Sedangkan tingkat pendidikan menjadi variabel dependen.

Ada cara lain untuk mengidentifikasi variabel mana yang independen dan variabel mana yang dihubungkan, khususnya dengan hipotesis.

Perhatikan bahwa hipotesis penelitian selalu terdiri dari dua atau lebih variabel. Dengan kata lain, hipotesis adalah hubungan antara variabel yang bersifat sementara dan perlu diverifikasi.

Bagaimana Cara Mengenali Variabel Bebas dan Terkait Dengan Hipotesis??

Sebagai contoh, satu hipotesis menyatakan, “Ada dampak yang signifikan antara kepadatan populasi dan tingkat stres seseorang.”

Apa variabel bebas? Dari contoh di atas, kepadatan populasi jelas merupakan variabel bebas.

Contoh lain adalah hipotesis bahwa kaum muda dari kelas menengah ke atas cenderung memiliki kesempatan untuk menikmati pendidikan tinggi.

Mereka menggunakan kesempatan ini untuk mencari tahu profesi mana yang sesuai dengan hasrat mereka.

Tingkat pendidikan yang tinggi juga memberikan peluang untuk pilihan pekerjaan yang lebih luas.

Agar kaum muda kelas menengah ke atas memiliki berbagai jenis pekerjaan yang lebih bervariasi daripada kaum muda kelas bawah, begitu keterampilan dan kemampuan mereka telah dikendalikan.

Mana hipotesis bebasnya? Serta mana hipotesis terikatnya? Hipotesis di atas adalah asumsi sementara yang belum diuji.

Tapi kita bisa mengenali tipe variabelnya. Penelitian ini adalah studi tentang varian sosial – ekonomi pemuda dan pekerjaan.

Kesimpulannya jelas sementara, dan remaja kelas menengah atas memiliki pilihan antara jenis pekerjaan yang lebih beragam daripada pemuda kelas bawah.

Variabel independen yang dapat diambil dari contoh di atas adalah kelas sosial.

Sedangkan variabel dependen adalah varian kerja. Kita juga dapat menyebut variabel independen sebagai tingkat sosial ekonomi kaum muda.

Selama yang kami maksud adalah sama, tidak masalah bahwa kelas sosial sesuai dengan tingkat sosial ekonomi.

Peneliti sosial perlu memahami perbedaan antara variabel independen dan terkait di luar kepala.

Namun, penelitian sosial kualitatif atau kuantitatif selalu tentang variabel. Jenis variabel yang digunakan selalu tergantung dan independen.

Demikianlah ulasan lengkap tentang Variabel Bebas dan Terikat Beserta Perbedaan & Cara Mengenalinya.

Semoga dapat menambah wawasan kalian dan dapat bermanfaat ya. Terima Kasih!!!

Baca Juga :

Related posts: