Komunikasi Dalam Jaringan

Posted on

Komunikasi Dalam Jaringan – Manusia merupakan makhluk sosial secara naluri makhluk sosial membutuhkan komunikasi satu terhadap yang lainnya.

Dizaman sekarang tidak ada manusia yang dapat hidup tanpa adanya komunikasi. Seiring berkembangnya teknologi, bentuk komunikasi selalu lebih canggih lagi. Nah saat inilah zamannya menggunakan komunikasi daring atau dikenal dalam jaringan

komunikasi dalam jaringan

Mulanya komunikasi selalu terbatas di lingkungan sendiri, nah kini jangkauan komunikasi setiap orang semakin luas tak terbatas. Dimana yang membuka kemungkinan akan mendapatkan sumber informasi terbaru dan terupdate lagi.

Pengertian

Istilah komunikasi dalam jaringan ini mengacu pada membaca, menulis, serta berkomunikasi melalui atau menggunakan jaringan komputer. Komunikasi dalam jaringan merupakan suatu cara berkomunikasi di mana penyampaian dan penerimaan pesan dilakukan melalui sebuah jaringan internet.

Komunikasi yang terjadi di seluruh dunia dikenal dengan komunikasi dunia maya maupun cyberspace.

Komunikasi ini pertama kali pada tahun 1960, di sebuah Universitas of Hawaii dimana memiliki daerah luas yang berkeinginan untuk menghubungkan komputer-komputer yang tersebar di kampus tersebut.

Selanjutnya Universitas of Hawaii mengembangkan teknologi Ethernet (perangkat komunikasi pada komputer) dikenal dengan nama “ALOHA”. Di dalam Ethernet terdapat atau tertanam software dimana didalamnya terdapat sebuah protokol. Pada saat itu disebut dengan nama ARPANET, yang diluncurkan tepat pada tahun 1969.

ARPANET untuk saat ini telah berkembang menjadi nama internet, dimana berasal dari interconnected network. Penggunaan komunikasi daring di dunia pendidikan pertama kali pada tahun 1980-an yang ditandai dengan pengenalan komputer sebagai media pendidikan dan pertengahan tahun 1990 adanya atau munculnya word wide web (www).

Tujuan

Berikut beberapa tujuan adanya komunikasi daring :

  1. Berbagi Sumber Daya (Resources)
  2. Sebagai media komunikasi
  3. Integrasi data
  4. Keamanan data
  5. Efisiensi Tenaga
  6. Efisiensi Waktu
  7. Efisiensi Biaya
  8. Pengembangan & Pemeliharaan
  9. Sebagai kontrol
  10. Memudahkan pengelolaan
  11. Pengendalian dalam jarak jauh
  12. Meningkatkan intersitas komunikasi
  13. Meningkatkan Partisipasi Komunikasi
  14. Memberikan informasi
  15. Web Browsing

Baca Juga : Potensi Diri

Jenis-Jenis

Nah komunikasi daring ini dapat dibedakan menjadi 2 jenis dibawah ini penjelasannya :

1. Komunikasi Sinkron (Serentak)

Komunikasi daring sinkron (serentak) merupakan suatu komunikasi menggunakan komputer sebagai media, dimana dilakukan atau terjadi secara serentak serta waktu nyata (real time).

Contoh komunikasi sinkron seperti : Google+, Hangouts, FaceTime dan Skype

2. Komunikasi Asinkron (Tidak Serentak) 

Komunikasi daring asinkron (tidak serentak) merupakan suatu komunikasi menggunakan perangkat komputer serta dilakukan secara tunda.

Contoh komunikasi daring asinkron seperti : e-mail, forum, rekaman simulasi visual, serta membaca dan menulis dokumen daring melalui World Wide Web.

Fungsi

Tidak menutup kemungkinan adanya komunikasi daring ini karena memiliki beberapa fungsi didalamnya, ialah sebagai berikut :

1. Sebagai informasi

Komunikasi daring ini membantu proses penyampaian informasi dimana diperlukan individu maupun kelompok. Kemudian untuk mengambil keputusan dengan meneruskan data serta menilai pilihan-pilihan secara alternatif. 

2. Sebagai kendali

Dengan adanya komunikasi, maka akan bertindak untuk mengendalikan perilaku anggota. Setiap organisasi memiliki wewenang dan garis panduan formal dimana harus dipatuhi oleh karyawan.

3. Sebagai motivasi

Komunikasi daring juga membantu perkembangan motivasi dengan berbagai cara, seperti : menjelaskan kepada para karyawan apa yang harus dilakukan atau diperbaiki, bagaimana mereka bekerja dengan baik dan apa yang bisa dikerjakan untuk memperbaiki kinerja jika hal tersebut di bawah standar.

4. Pengungkap emosional  

Bagi sebagian komunitas, mereka memerlukan interaksi sosial. Maka dengan adanya atau terjadinya komunikasi pada komunitas itu ialah salah satu cara anggota untuk menunjukkan kekecewaan dan rasa puas.

Oleh karenanya, komunikasi menyiarkan ungkapan emosional dari perasaan serta sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan sosial.

Komponen-Komponen Pendukung

Terdapat beberapa komponen yang diwajibkan tersedia sebelum komunikasi daring bisa dilakukan. Komponen-komponen tersebut bisa dikelompokkan menjadi 3 bagian ialah sebagai berikut :

jenis-komunikasi-daring

1. Komponen Perangkat Keras Hardware) 

Perangkat dimana bentuknya dapat dilihat maupun diraba oleh manusia secara langsung / berbentuk nyata.

Contohnya seperti yang diperlukan untuk melaksanakan komunikasi daring ialah komputer, headset, microphone, dan perangkat pendukung koneksi internet lainnya.

2. Komponen Perangkat Lunak (Software) 

Suatu program komputer yang berguna untuk menjalankan suatu pekerjaan yang ingin dikehendaki. Program ini diperlukan sebagai penjembatan antara perangkat akal (brainware) bersama dengan perangkat keras (hardware).

Program-program yang biasa digunakan antara lain ialah : skype, google+ hangout, webconference, dan lainnya.

Baca Juga : Perbedaan Internet Dan Intranet

3. Komponen Perangkat Nalar /Akal (Brainware) 

Yang termasuk dalam komponen ini ialah seluruh manusia yang menggunakan atau terlibat dalam penggunaan serta pengaturan perangkat lunak dan perangkat keras agar terlaksananya komunikasi daring.

Kelebihan Komunikasi Daring

Nah berikut merupakan kelebihan yang dimiliki komunikasi daring :

1. Efisiensi Biaya

Dengan adanya komunikasi daring, tidak memerlukan pihak yang berkomunikasi selalu melakukan tatap muka, berbeda dengan komunikasi konvensional. Sehingga komunikasi daring dapat menghemat biaya transportasi.

2. Efisiensi Waktu

Komunikasi dapat dilakukan dengan cepat tanpa membuang-buang waktu karena harus melakukan perjalanan.

3. Terintegrasi Layanan TIK lainnya

Sembari menggunakan komunikasi dalam jaringan, kita dapat memanfaatkan layanan TIK lain dimana untuk mendukung pelaksanaan dan kelengkapan komunikasi tersebut.

Contoh layanan yang dapat digunakan seperti presentasi, dokumen, serta berbagai layar.

4. Meningkatkan Intensitas Berkomunikasi

Komunikasi dalam jaringan internet mendorong dimana yang terbiasa diam di dunia nyata menjadi lebih aktif berkomunikasi di dunia maya.

5. Meningkatkan Partisipasi

Meningkatkan partisipasi karena terbukanya jalur komunikasi, sehingga akan semakin banyak juga orang yang bisa berpartisipasi dalam diskusi yang dilaksanakan atau dilakukan.

Kekurangan Komunikasi Daring

Disamping memiliki kelebihan, komunikasi daring juga memiliki kekurangan ataupun kelemahan, ialah sebagai berikut :

1. Membutuhkan Perangkat Khusus

Didalam pelaksaannya, komunikasi akan membutuhkan adanya software serta hardware.

2. Tidak Mewakili Emosi Pengguna

Beberapa komunikasi daring juga mungkin tidak dapat mewakili emosi pengguna karena gerakan tubuh, raut muka, intonasi bicara merupakan hal yang relatif sulit untuk dipahami kecuali seperti menggunakan video call atau tatap muka.

3. Banyak informasi yang tidak penting

Karena semakin banyaknya pengguna, maka seringkali informasi yang didapat menjadi terlalu banyak serta membuat bingung si penerima informasi tersebut.

4. Menyita Konsentrasi

Melakukan komunikasi dalam jaringan tidak pada tempatnya dan waktu yang tepat, maka dapat mengabaikan atau menunda hal yang lain sekalipun dapat membahayakan orang lain maupun diri sendiri.

Baca Juga : Dampak Positif Dan Negatif Globalisasi

Apakah manfaat adanya komunikasi dalam jaringan ?

Berikut beberapa manfaat adanya komunikasi daring :
1. Sebagai sarana Komunikasi.
2. Sebagai sarana E-Commerce atau perdagangan online.
3. Sebagai sarana E-Learning.
4. Sebagai sarana E-Banking.
5. Sebagai Sarana Riset.
6. Mempermudah peserta didik serta guru dalam berinteraksi dan berkomunikasi saat KBM.
7. Akses ke informasi yang berada di tempat yang jauh.
8. Media hiburan interaktif.

Komunikasi dalam jaringan disebut atau dikenal dengan nama ?

Komunikasi daring, komunikasi virtual, komunikasi online, komunikasi dunia maya

Apakah perbedaan antara komunikasi konvensional dengan komunikasi dalam jaringan ?

Komunikasi konvensional dilakukan secara langsung bertatap muka, surat, kentongan atau lainnya dan tanpa bantuan alat khusus sedangkan komunikasi dalam jaringan dilakukan dengan menggunakan jaringan internet untuk saling bertukar informasi dan menggunakan alat khusus seperti komputer, handphone dan lainnya

Demikianlah pembahasan artikel kali ini, semoga bermanfaat dan menjadi ilmu pengetahuan baru bagi para pembaca.

Related posts: